Aspal Terbuat Dari Apa? Ini Jawabannya

Daftar Isi

Aspal terbuat dari apa? Ini adalah salah satu kontruksi yang dominan terlihat pada jalan, termasuk di jalan raya. Meski pun memang, di beberapa tempat, aspal ini sudah tergantikan oleh beton.

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai aspal.

 

Apakah kalian pernah bertanya-tanya dari apa aspal dibuat?

 

Kita mungkin sering melihat jalan raya yang ditutupi dengan lapisan hitam yang keras dan padat ini, namun sebenarnya kita tidak terlalu memikirkan bahan dasarnya.

 

Padahal, aspal memiliki peran penting dalam infrastruktur transportasi modern dan banyak aplikasi lainnya.

 

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi bahan-bahan yang digunakan untuk membuat aspal, proses produksinya, serta beberapa aplikasi dan manfaat yang dapat kita peroleh dari bahan ini.

 

Apa Itu Aspal?

Aspal Terbuat Dari Apa? Ini Jawabannya

Aspal adalah bahan yang digunakan untuk membuat lapisan jalan, atap, pelapis tahan air, dan aplikasi lainnya.

 

Bahan dasarnya berasal dari minyak bumi mentah, yang diperoleh melalui proses distilasi.

 

Aspal biasanya berwarna hitam atau coklat gelap, dengan konsistensi yang kental dan lengket pada suhu kamar.

 

Aspal Terbuat Dari Apa?

Meskipun bahan dasarnya berasal dari minyak bumi, proses pembuatan aspal melibatkan beberapa bahan tambahan untuk menghasilkan sifat-sifat yang diinginkan.

 

Setidaknya aspal bisa terdiri dari 80 % karbon, 10 % hidrogen, 6 % belerang, dan bahan lainnya.

 

Beberapa bahan tambahan yang umum digunakan dalam pembuatan aspal antara lain:

1. Agregat

Agregat adalah batuan atau material granular lainnya yang dicampurkan dengan aspal untuk membuat campuran aspal.

 

Agregat dapat berupa batu pecah, kerikil, pasir, atau bahan lain yang memiliki ukuran dan bentuk yang tepat untuk membuat campuran yang kokoh dan stabil.

2. Filler

Filler adalah bahan tambahan yang digunakan untuk mengisi celah antara agregat dalam campuran aspal. Filler biasanya terbuat dari material halus seperti serbuk batu kapur atau abu terbang.

3. Modifikasi

Modifikasi adalah proses penambahan bahan-bahan tambahan ke dalam aspal untuk memperbaiki sifat-sifatnya.

 

Beberapa bahan modifikasi yang umum digunakan antara lain karet, polimer, dan aspal yang dimodifikasi dengan penambahan zat aditif.

 

Proses Pembuatan Aspal

Proses pembuatan aspal melibatkan beberapa tahap, dari penyulingan minyak bumi hingga pembuatan campuran aspal yang siap digunakan.

Berikut adalah tahapan-tahapan dalam pembuatan aspal:

1. Penyulingan Minyak Bumi

Minyak bumi mentah dipecah menjadi fraksi-fraksi yang berbeda melalui proses distilasi. Fraksi yang menghasilkan aspal adalah fraksi berat yang memiliki titik didih tinggi.

 

2. Pengolahan Aspal

Aspal yang diperoleh dari distilasi minyak bumi kemudian diolah melalui proses pemanasan dan pengadukan untuk menghilangkan air dan zat-zat lain yang tidak diinginkan.

 

3. Persiapan Campuran Aspal

Setelah mengetahui bahan-bahan yang digunakan untuk membuat aspal, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan campuran aspal. Proses persiapan campuran aspal dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut sebagai asphalt mixing plant.

 

Asphalt mixing plant adalah mesin yang digunakan untuk menghasilkan campuran aspal dengan suhu yang stabil dan homogen.

 

 Alat ini terdiri dari beberapa komponen, seperti cold aggregate feeder, drying drum, burner, dust collector, dan asphalt tank.

 

Proses persiapan campuran aspal dimulai dengan memasukkan bahan-bahan seperti batu pecah, pasir, dan filler ke dalam cold aggregate feeder.

 

Kemudian, bahan-bahan tersebut diangkut ke dalam drying drum yang berfungsi untuk mengeringkan bahan-bahan tersebut.

 

Selanjutnya, bahan-bahan tersebut dipanaskan dengan menggunakan burner yang terletak di bawah drying drum.

 

Suhu yang dihasilkan oleh burner harus dijaga agar tetap stabil dan homogen, sehingga campuran aspal yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.

 

Setelah bahan-bahan terpanaskan, campuran aspal akan dihasilkan di dalam drying drum. Campuran aspal yang dihasilkan akan dikeluarkan dari mesin dan disimpan di dalam asphalt tank.

 

Pada proses pembuatan campuran aspal, perlu diperhatikan juga komposisi bahan-bahan yang digunakan.

 

Komposisi bahan-bahan tersebut harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan agar campuran aspal yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar.

 

Selain itu, perlu juga diperhatikan kondisi lingkungan saat pembuatan campuran aspal.

 

Pada kondisi cuaca yang lembab atau hujan, pembuatan campuran aspal harus dihentikan karena dapat mempengaruhi kualitas campuran aspal yang dihasilkan.

 

Dalam proses persiapan campuran aspal, peran operator asphalt mixing plant sangat penting.

 

 Operator harus memastikan bahwa mesin berfungsi dengan baik dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan untuk menghasilkan campuran aspal yang berkualitas.

 

Setelah campuran aspal siap digunakan, selanjutnya dilakukan proses paving atau pengecoran aspal di atas permukaan jalan.

 

Paving dilakukan dengan menggunakan alat berat seperti asphalt finisher dan roller. Proses paving harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti agar permukaan jalan yang dihasilkan rata dan tidak berlubang.

 

Penutup

Itulah beberapa informasi mengenai persiapan campuran aspal yang perlu diketahui. Proses persiapan campuran aspal merupakan langkah penting dalam pembuatan jalan yang berkualitas dan tahan lama.

 

Dengan mengikuti prosedur yang benar dan menggunakan bahan-bahan yang sesuai, diharapkan campuran aspal yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan tahan lama.

 

FAQs

  1. Apa itu aspal? Aspal adalah bahan pengikat yang umumnya digunakan dalam konstruksi jalan, atap, dan permukaan parkir. Bahan ini memiliki konsistensi padat pada suhu ruangan, namun cenderung meleleh pada suhu tinggi.
  2. Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat aspal? Bahan utama yang digunakan untuk membuat aspal adalah minyak bumi. Selain itu, ada juga beberapa bahan tambahan yang ditambahkan untuk memperbaiki kualitas aspal seperti pasir, batu pecah, dan bahan kimia tertentu.
  3. Bagaimana proses pembuatan aspal? Proses pembuatan aspal melibatkan pencampuran minyak bumi dan bahan tambahan lainnya dalam jumlah tertentu. Setelah pencampuran, bahan-bahan tersebut dipanaskan pada suhu tinggi hingga tercampur sempurna dan terbentuklah aspal cair. Setelah dingin, aspal akan mengeras dan siap digunakan.
  4. Apa manfaat aspal dalam konstruksi jalan? Aspal merupakan bahan pengikat yang kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem serta beban kendaraan yang berat. Kekuatan dan daya tahan ini menjadikan aspal sebagai bahan ideal untuk konstruksi jalan dan permukaan parkir.
  5. Apa yang membedakan jenis aspal satu dengan yang lainnya? Jenis aspal dibedakan berdasarkan sifat dan karakteristiknya, seperti tingkat kekerasan, suhu leleh, dan daya tahan terhadap cuaca. Selain itu, penggunaan bahan tambahan tertentu dalam campuran aspal juga dapat memengaruhi kualitas dan jenis aspal yang dihasilkan.
  6. Bagaimana cara merawat jalan yang menggunakan aspal? Merawat jalan yang menggunakan aspal meliputi pengawasan terhadap kerusakan dan retak pada permukaan jalan, serta perbaikan secara rutin bila diperlukan.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Irvan, S.E.
Irvan, S.E. Hallo, Saya Irvan, Saya adalah blogger yang sudah aktif menulis mengenai seluk-beluk permotoran sejak tahun 2019 dan sekarang merambah ke permobilan. Saya adalah lulusan SMK Otomotif di tahun 2015 dan lulus sebagai Sarjana Ekonomi di tahun 2019.


  Ikuti Kami di  -Google News-


 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)