BPKB Salah Ketik Nomor Rangka, Waduh Bahaya!!
BPKB salah ketik nomor rangka atau nama mesin, bisa bahaya dan harus segera diurus. Jangan sampai ada kerugian dari sisi kita seperti apa yang akan dibahas di artikel ini.
Satupiston.com –
Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas
mengenai salah ketik di data BPKB.
BPKB adalah salah satu instrumen penting dalam bukti sah
dari pemilik suatu kendaraan bermotor.
Pada BPKB, terdapat beberapa data yang penting seperti nama
pemilik, jenis kendaraan, alamat pemilik, hingga nomor rangka dan nomor mesin
kendaraan.
Dalam beberapa kasus, kadang data di BPKB ini berbeda dengan
yang ada di STNK atau pun di motor itu sendiri.
Misalnya saja, ada perbedaan nomor rangka pada motor dan di
BPKB. Jika sudah begini, apa akibatnya?
Bahaya BPKB Salah Ketik Nomor Rangka

Terkadang petugas yang bersangkutan kurang teliti atau
kertas gesek nomor rangka kurang jelas, sehingga nomor rangka yang tertera di
BPKB dengan yang di STNK atau di kendaraan itu sendiri tidak sama.
Efeknya apa? Efeknya bisa parah, di mana data yang terinput
tidak valid dan bisa membuat proses pembayaran pajak bermasalah.
Bermasalah bagaimana? Misal kita sudah bayar pajak, namun
terdata belum bayar karena ketidaksingkronan data-data kendaraan.
Selain itu saat hendak menjaminkan BPKB ke lembaga keuangan
atau hendak mutasi dan bayar pajak 5 tahunan, perbedaan nomor rangka dengan
yang ada di BPKB bisa berakibat proses bisa terhambat atau pun ditolak.
Bagaimana Cara Memperbaiki Data Yang Berbeda di STNK hingga di BPKB?
Segera datang ke Samsat tempat diterbitkannya surat-surat
kendaraan bermotor milik kita jika terdapat perbedaan data yang ada di BPKB dan
surat lainnya.
Setidaknya ada beberapa hal juga yang harus dibawa atau
dilampirkan seperti:
- BPKB asli
- KTP asli yang namanya tercantum di BPKB
- STNK
- Kendaraan bermotor yang bersangkutan
- Faktur pembelian dan kopiannya
Kabarnya, proses pembetulan data ini gratis. Namun tidak ada
salahnya membawa uang untuk berjaga-jaga.
Jika data yang salah hanya nomor rangkanya saja dan itu pun
hanya sedikit, maka proses pembetulan akan dengan mudah dilakukan.
Namun jika banyak data yang berbeda, maka prosesnya bisa
lebih lama karena harus ada proses validasi dan verifikasi yang lebih panjang.
Tips
Saat membeli kendaraan baru atau pun bekas, sebaiknya cek kelengkapan
dokumen termasuk isi data di dokumen tersebut.
Termasuk nama pemilik, merek kendaraan, nomor polisi,
alamat, hingga nomor rangka dan mesinnya.
Akan lebih enak jika ketahuan ada perbedaan data saat BPKB
atau STNK baru diserahkan oleh pihak dealer.
Sebab kita tinggal klaim atau komplain ke pihak dealer. Sedangkan
jika sudah lama, maka prosesnya cenderung akan dilakukan oleh kita sendiri.
Pun begitu saat hendak membeli kendaraan bekas, jika
ketahuan perbedaan data saat hendak membeli, maka kita bisa membatalkan proses
pembelian.
Dari pada kita terburu-buru membeli dan ternyata ada data
yang berbeda, nantinya akan lebih repot untuk mengurusnya.
Jadi, peran kita untuk mengecek kelengkapan dan kecocokan
data pada BPKB dan STNK sangat penting.
Jangan sampai repot di kemudian hari karena baru ketahuannya
sekarang-sekarang setelah beberapa bulan atau beberapa tahun setelah pembelian
kendaraan.
Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga
bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.